Aku dan buku, change the world

Seperti biasanya, kalo sudah di titik ngga tau mwu buat apa lagi, aku memulai menciptakan sesuatu, secara aku bukan manusia kreatif, bukan penemu2 hebat yang bisa menemukan sesuatu yang hebat dan bukan juga orang pinter yang minum jamu tolak angin, tapi aku punya niat, aku punya semangat dan aku punya mimpi. Dengan mimpi, niat dan semangat aku yakin aku bisa menghasilkan sesuatu lebih dari yang namanya kreatif, lebih dari yang namanya hebat, dan lebih dari yang namanya bagus.

Hari ini perhatian ku tertuju pada buku, ini semua bermula gara gara aku keingat waktu SMA, seorang senior ku, salah satu orang yang aku kagumi bilang “guru kalian itu ya buku”. Setelah bertahun tahun mulai dari aku tamat SMA, aku kuliah, aku belum pernah mempercayai hal tersebut, aku sama sekali tidak tertarik untuk membaca buku, buku apapun itu, aku menjadi orang yang paling bodoh. Hang out, traveler dan yang parahnya lagi hunting cewek cewek cantik terus aku kencanin dhe, itulaha yang menjadi rutinitas ku.

Tapi aku bersyukur, kenapa, karena aku disadarkan. Kejadian itu bermula saat aku pindah fakultas, aku pindah hanya karena ingin memberikan sesuatu hadiah yang paling berharga untuk orang tua ku, keinginan mereka untuk mempunyai anak seorang dokter,saat itu aku berdoa. Ya Allah jika aku mampu menjadi dokter yang baik maka luluskan aku, tapi jika tidak maka jangan luluskan aku. Alhamdulillah aku lulus. Allah memberi jawaban kalo aku mampu. Entah mengapa semua serasa berubah, dulunya aku cuek sama masa depan ku, cuek sama pengetahuan ku, cuek sama nilai nilai ku dan bahkan aku cuek sama kata kata pengajar ku. Kini hal ini tidak terjadi lagi aku mulai takut, ya meskipun aku juga tak begitu peduli dengan ketakutan ketakutan tersebut, aku masih saja dengan hangout sampai pagi dan hari nya bolos kuliah.

Perang ideology terjadi dikepala ku dan ini selalu saja terjadi, peperangan antara aku yang sudah dilahirkan bodoh jadi mau gimana pun tetap aja bodoh dan aku pasti bisa, aku hanya butuh sedikit usaha dan doa. Tapi aku selalu percaya Allah memberi jawaban kalo aku mampu.

Saat itu aku memulai suatu metamorphose, aku berjuang begitu keras untuk mulai membaca buku meskipun itu begitu sulit, aku terus aja membaca sampai larut malam, aku tak tau apa yang kubaca, begitu sulit untuk kumengerti, tapi aku terus membacanya, larut malam aku terbangun ketakutan karena belum mengerti apa apa, ku baca lagi buku, esok hari nya aku kejar teman teman yang pinter hanya untuk mengajariku, menginap dirumah ku untuk mengajariku sampai pagi.

Finally, perang ideology berakhir dengan kemenangan aku pasti bisa, aku yang sudah dilahirkan bodoh jadi mau gimana pun tetap aja bodoh ternyata itu SALAH, aku telah membuktikan nya. Dulunya aku selalu nyontek saat ujian sampe aku mendapat gelar “penyontek tulen”, tapi kini aku mampu menjawab sendiri dan Alhamdulillah nilai ku bagus, dulunya saat ada tugas kelompok aku hanya dipercayai sebagai si penge-print dan pen-jilid makalah, Tapi kini dipercaya untuk membuat makalah dan bahkan mempresentasikanya, dulunya dosen tidak pernah memandangku, kini dosen mulai memandangkan. Buku menjadi salah satu pengubah hidupku menjadi lebih baik.

Gara gara buku aku jadi tau banyak hal, buku selalu aja mengajari ku, dia tidak pernah memarahiku, dia juga tidak pernah kecewa saat aku cuekin. Saat aku merasa menjadi paling bodoh karena tidak bisa memahami maksud yang disampaikan, buku dengan kelembutannya tetap mengajariku kapanpun dan dimanapun aku inginkan. Bayangkan saja buku bisa menghindariku dari hal hal yang tidak baik, gara garanya, aku jadi kurang menghabiskan waktu dengan hangout sampai pagi, waktu ku telah terbagi untuk buku. Aku menjadi lebih baik. Pembicaraan ku saat hangout mulai berwawasan, aku mulai nyambung saat teman teman membicarakan tentang pengetahuan, politik, gossip dll.

Siapa yang bilang kalo jadi kutu buku anak mami, anak kuper dan bahkan ngga macho. Wahai teman teman ku diseluruh dunia tak ada yang namanya kuper kalo baca buku, sampaikan ini kesemua teman teman kalian. Dengan membaca kalian jadi tau banyak hal, dengan tau banyak hal kalian menjadi orang yang kaya akan pengetahuan dengan kaya pengetahuan kalian akan menjadi orang yang berguna bagi orang lain, bukankah sebaik baiknya orang adalah orang yang berguna bagi orang lain.

4 thoughts on “Aku dan buku, change the world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s