Asuhan Masa Kehamilan (Antenatal Care)


*Said Alfin Khalilullah, *Ika Sartika Kumalasari
*Kepanitraan Klinik Senior Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA)
Fakultas Kedoteran Universitas Syiah Kuala, 2010

 

Millennium Development Goals (MDGs) menargetkan, kematian ibu melahirkan ditetapkan pada angka 103 per 100.000 kelahiran. Wilson TP Siahaan (Policy Specialist to UN Ambassador for MDGs in Asia Pacific) mengatakan hingga tahun 2010 issue kematian ibu masih tinggi di asia pasifik. Beberapa di antaranya India dan China. Begitu juga dengan Indonesia, angka kematian ibu berada pada angka 228 per 100.000 kelahiran. Dari hasil survei diketahui bahwa komplikasi penyebab kematian ibu yang terbanyak adalah perdarahan, hipertensi dalam kehamilan (eklampsia), infeksi, partus lama, dan komplikasi keguguran. Tahun 2015 indonesia menetapkan target angka kematian ibu 103/100.000 kehamilan pada 2015 (target MDGs), tentu saja dengan asuhan masa kehamilan (antenatal care) dapat menjadi solusi melalui pendekatan deteksi dini dan pencegahan terhadap kelainan selama kehamilan.

Menurut Federasi Obstetri Ginekologi Internasional, kehamilan didefinisikan sebagai fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Bila dihitung dari saat fertilisasi hingga lahirnya bayi, kehamilan normal akan berlangsung dalam waktu 40 minggu atau 10 bulan atau 9 bulan menurut kalender internasional. Kehamilan terbagi dalam 3 trimester, dimana trimester pertama berlangsung dalam 12 minggu, trimester kedua adalah 15 minggu (minggu ke 13 hingga ke 27), dan trimester ketiga adalah 13 minggu (minggu ke 28 hingga ke 40).

American academic of pediatric dan American college of obstetrician and gynecologists (1977) mendefinisikan asuhan antenatal sebagai berikut: “suatu program perawatan antepartum komprehensif yang melibatkan pendekatan terpadu perawatan medis dan dukungan psikososial yang secara optimal dimulai sebelum konsepsi dan meluas keperiode antepartum”. Dalam guidline antenatal care yang diterbitkan oleh national institute for health and clinical excellent (NICE) tahun 2010 disebutkan beberapa aspek pelayanan antenatal, termasuk:

• pengembangan metode untuk untuk mengidentifikasi wanita hamil yang memerlukan perawatan tambahan (dengan ‘alat penilaian antenatal’)

• memberikan informasi untuk wanita hamil

• pertimbangan gaya hidup:

– Vitamin D suplementasi

– Konsumsi alkohol .

• screening untuk bayi:

– Penggunaan USG untuk menilai usia kehamilan dan deteksi awal kelainan janin

– Metode menilai pertumbuhan janin normal

– Haemoglobinopathy skrining

• skrining untuk wanita hamil:

– Gestational diabetes

– Pre-eklampsia dan persalinan prematur

– Plasenta previa

– Asimptomatik bakteriuria

• klamidia.

PEMERIKSAAN ANTENATAL, asuhan antenatal seyogyanya dimulai segera setelah terjadinya kehamilan. Pada kunjungan awal dilakukan beberapa penilaian berupa pengkajian resiko meliputi faktor faktor genetic, medis, obstetric dan psikososial, kemudian juga dilakukan pengkajian mengenai taksiran partus. Biasanya taksiran tanggal persalinan diperoleh dengan menambahkan 7 hari ke hari pertama menstruasi terakhir dan menghitung mundur 3 bulan (rumus naegele). Hal lain juga yang perlu menjadi perhatian pada kunjungan awal adalah pemeriksaan laboratorium (Hemoglobin, urinalisis, status rubella, penapisan sifilis dan uji Hepatitis B surface antigen) dan edukasi terhadap pasien mengenai gaya hidup.

Dari American academic of pediatric dan American college of obstetrician and gynecologists komponen yang dianjurkan pada asuhan antenatal rutin setelah kunjungan pertama, penentuan waktu antenatal selanjutnya dijadwalkan setiap interval 4 minggu sampai usia gestasi 28 minggu, kemudian setiap 2-3 minggu sekali sampai minggu ke 36 dan sesudahnya setiap minggu. Beberapa pemantauan selama kunjungan meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, protein dan glukosa urin, ukuran uterus dan bunyi jantung janin, perdarahan dan pecah ketuban; ultrasonografi hanya dilakukan atas indikasi spesifik.

POLA HIDUP PADA KEHAMILAN, Nasehat tentang makanan dalam kehamilan meliputi diet tinggi protein dan relative rendah lemak dan karbohidrat harian yang mengandung kurang lebih 35 kalori untuk tiap kg berat badan optimal ditambah 300 kalori. Makanan yang dianjurkan berupa buah segar, sayur segar, daging, roti dan biji bijian dan susu rendah lemak. Junk food dan makanan siap saji, sekalipun murah dan gampang, jangan dibiasakan sebagai makanan harian karena mengandung kelebihan lemak, garam, gula dsb.

Diet supplement yang mengandung asam folat 400 mikrogram perhari satu bulan sebelum konsepsi sampai dengan 12 minggu usia kehamilan mengurangi resiko banyi menderita neural tube defect (sebagai contoh anenchefali dan spina bifida). Asam folat sebaiknya tetap dilanjutkan pada wanita yang membawa carier thalasemia untuk mencegah defisiensi asam folat dan anemia maternal. Bagaimanapun juga, rutin mengkonsumsi iron supplement pada semua wanita hamil tidak direkomendasikan karena tidak memberikan manfaat dan memiliki efek samping yang tidak menyenangkan si ibu. Suplementasi vitamin A sebaiknya dihindari karena memiliki efek teratogenik.

Hubungan seksual tidak perlu dihentikan selama kehamilan. Semakin tua usia kehamilan semakin sukar hubungan seksual, lebih melelahkan dan kadang kadang tidak menyenangkan. Orgasme biasanya menyebabkan rahim berkontraksi yang mungkin tidak menyenangkan tapi tidak menyebabkan bahaya nyata. Sebaliknya jika pasien merasakan semua gejala pengeluaran yang tidak normal melalui vagina atau ada perdarahan, hubungan seksual tidak boleh dilakukan lagi sampai ibu hamil diperiksa.

Pada dasarnya semua wanita dengan kehamilan boleh terus melanjutkan pekerjaan dan mengambil manfaat dari kebiasaan kerja ringan dan sedang. Gerak badan atau latihan terlentang harus dihindari setelah trimester pertama. Latihan yang tidak menanggung berat tubuh seperti bersepeda dan berenang akan mengecilkan resiko cedera dan memperlancar kelestarian latihan dalam masa kehamilan.

Walaupun pemilihan pakaian merupakan masalah pribadi, namun pakaian yang dipakai sebelum hamil akan menjadi amat ketat. Sangat penting pakaian harus longgar dan enak dipakai. Selain itu sepatu harus nyaman agar dapat dipakai untuk kaki yang agak sembab karena hamil dan yang dapat menjaga keseimbangan tubuh

MANAJEMEN UMUM GEJALA DARI KEHAMILAN, The HongKong College of Obstetricians and Gynaecologists menyimpulkan umumnya pada kehamilan multiple. Mual adalah gejala gastrointestinal

yang paling umum dari kehamilan, terjadi pada 80-85% dari seluruh kehamilan selama trimester pertama, , dengan muntah merupakan keluhan sekitar 52% perempuan. Gejala biasanya akan mereda setelah 20 minggu kehamilan.

Konstipasi umunya dilaporkan selama kehamilan, umumnya 39% wanita dalam kehamilan mengalami konstipasi pada usia kehamilan 14 minggu. Keadaan ini disebabkan sebagian besar akibat kandingan besi dalam supplement vitamin. Konstipasi dapat dikurangi dengan banyak minum air atau susu. Kami juga menganjurkan banyak makan makanan berserat seperti biah segar. Pencahar atau pelunak tinja tidak rutin dianjurkan.

Hemoroid dapat terjadi dalam kehamilan, 8% wanita hamil menderita hemoroid pada tiga bulan terakhir kehamilan dan dapat menjadi lebih buruk setelah melahirkan per vaginam. Keadaan ini jarang memerlukan tindakan bedah dan seringkali berkurang setelah melahirkan.

Cairan vagina yang bertambah adalah gejala yang diharapkan dalam masa hamil muda dan pada akhir kehamilan, keadaan ini tidak perlu diobati. Namun jika cairan vagina mengalami perubahan warna, berbau dan gatal sebaiknya diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui adanya vaginosis bacterial, trikomonas, dan bentuk infeksi lain yang bisa menyebabkan partus premature.

Asuhan Masa Kehamilan (Antenatal Care)

One thought on “Asuhan Masa Kehamilan (Antenatal Care)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s